Penyebab & Cara Mengatasi Honda Vario Bergetar Saat Tarikan Awal

Honda Vario Bergetar Saat Tarikan Awal

Keluhan yang sering muncul bagi pemilik Honda Vario adalah soal getaran saat tarikan awal. Masalah ini umumnya muncul ketika motor digunakan pada RPM rendah, saat kamu berusaha berakselerasi dari posisi berhenti. 

Getaran yang terjadi cukup kencang, hingga mempengaruhi body motor dan stang kemudi, bahkan dalam beberapa kasus diikuti untuk turunnya performa motor. Saking banyaknya pemilik Honda Vario yang mengalaminya, Masalah ini dianggap banyak orang sebagai penyakit bawaan Honda Vario 125 dan 150.

Penyebab Honda Vario Bergetar

Berdasarkan pengalaman kami, beberapa penyebab Honda Vario bergetar saat tarikan awal terdiri dari beragam faktor yang berbeda dan bersumber pada Bak CVT, yakni:

  1. V-Belt sudah aus dan melar.
  2. Driven Pulley aus.
  3. Seal oli pada Driven Pulley Bocor
  4. Roller aus.
  5. Piece Slide aus.
  6. Kampas Ganda (Weight Set) serta Mangkok Kopling (Clutch Housing) yang sudah aus dan tipis.

Dari beragam faktor kemungkinan di atas, tiap-tiap kasus memiliki faktor penyebab yang berbeda. Oleh karena itu, penanganannya pun berbeda untuk tiap kasus.

Cara Menghilangkan Getaran Honda Vario Saat Tarikan Awal

Untuk menghilangkan getaran pada Honda Vario, kamu perlu melakukan pemeriksaan menyeluruh pada komponen-komponen yang berada di bak CVT motor kamu. Di bawah ini merupakan hal-hal yang harus kamu lakukan untuk menghilangkan getaran Honda Vario saat tarikan awal.

Penting untuk diingat, tidak semua hal di bawah ini kamu lakukan. Lakukan pemeriksaan satu-persatu pada komponen di bawah ini dan lakukan penggantian komponen jika kamu mendapati keausan.

Membersihkan Bak CVT

Cara mengatasi getaran Honda Vario saat RPM rendah salah satunya adalah dengan membersihkan ruang CVT motor kamu kotor. Hal ini dapat menyebabkan debu menempel pada bagian kopling dan roller, hasilnya debu pada roller dan komponen kopling dapat mengakibatkan gesekan berlebih dan menurun  menghasilkan getara pada body serta stang motor. 

Idealnya, lakukan pemeriksaan dan membersihkan komponen-komponen transmisi motor matic kamu setiap 8.000 km.

Ganti Weight Set dan Clutch Housing

Saat membersihkan bak CVT, ada baiknya kamu sekaligus memeriksa komponen Weight Set dan Clutch Housing. Kedua komponen ini jika sudah aus dan tipis mengakibatkan daya cengkram kampas kopling dengan mangkok kopling kurang sempurna.

Hasilnya tenaga dari putaran mesin yang ditransmisikan ke pulley V-Belt menjadi tersebut dan hal ini menimbulkan getaran pada mesin.

Jadi, ketika kamu melihat bentuk komponen Weight Set dan Clutch Housing sudah aus dan tipis, segera ganti yang baru untuk menghilangkan getaran pada motor Vario kamu.

Ganti Roller

Komponen Roller pada motor matic memiliki usia pakai hingga 20.000 – 24.000 km. Ketika komponen ini aus atau rompal karena pemakaian, motor Vario kamu akan terasa bergetar lebih keras dari biasanya dan biasa akan muncul suara geredeg. Terutama ketika motor baru dipacu saat RPM rendah. 

Oleh karena itu, perhatikan usia pakai komponen Roller motor kamu untuk mengatasi getaran berlebihan.

Baca: Cara Ganti Roller

Ganti V-Belt

V-belt pada motor matic berfungsi sebagai penggerak motor. Komponen ini meneruskan putara mesin ke roda bagian belakang, dengan fungsinya yang selalu bergerak dalam kecepatan tinggi maka ada kemungkinan daya pegas berkurang dan menjadi longgar. 

V-Belt yang bermasalah biasanya akan menimbulkan suara berisik pada bak CVT, V-Belt yang longgar juga dapat menyebabkan getaran pada Vario saat tarikan awal.

Oleh karena itu, Sama seperti Roller, V-belt juga memiliki usia pakai antara hingga 20.000 – 24.000 km, jika sudah menempuh jarak tersebut maka disarankan untuk segera diganti.

Baca: Cara Ganti V-Belt 

Driven Pulley Bermasalah

Driven Pulley merupakan salah komponen yang berperan saat motor berakselerasi. Adanya masalah pada Driven Pulley seperti Aus atau karena adanya modifikasi pada komponen ini dapat menimbulkan getaran keras pada motor kamu. 

Untuk melakukan pemeriksaan komponen ini, ada baiknya kamu membawa pada bengkel resmi untuk mendapatkan penanganan secara profesional dan segera ganti bila komponen sudah aus agar motor Vario kamu tidak bergetar hebat.

Seal Oli pada Driven Pulley Bocor

Seal oli pada Driven Pulley berfungsi untuk mencegah oli mesin masuk ke dalam bak CVT. Jika komponen ini aus, maka oli mesin dapat merembes ke bak CVT dan hal ini menyebabkan Pulley mengalami slip dan tidak dapat memutar V-Belt dengan optimal yang berimbas timbulnya getaran pada motor.

Jika saat kamu melakukan pemeriksaan bak CVT dan menemukan jejak oli, maka dapat dipastikan jika seal oli pada driven pulley mengalami kebocoran dan harus segera diganti dengan yang baru.

Ganti Piece Slide

Dalam beberapa kasus, kami menemukan salah satu penyebab getaran Honda Vario pada RPM rendah adalah komponen Piece Slide yang sudah aus. 

Piece Slide merupakan komponen berfungsi untuk meredam getaran pada rumah roller, jika sudah aus daya cengkram pada rumah roller menjadi berkurang sehingga tidak dapat bekerja maksimal dalam meredam getaran.

Kami menyarankan untuk rutin melakukan pemeriksaan tiga komponen ini ketika kamu memeriksa atau melakukan pengganti komponen v-belt atau rolller. 

Baca Juga:

Review Honda Vario 125
Review Honda Vario 150

Demikian artikel mengenai Penyebab dan Cara Mengatasi Honda Vario yang bergetar saat tarikan awal. Semoga panduan yang kami berikan dapat membantu mengatasi masalah getaran pada Honda Vario kamu.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *