9 Tips Membeli Mobil Bekas yang Aman bagi Pemula

Tips Membeli Mobil Bekas yang Aman

Membeli mobil bekas dapat menghemat pengeluaran karena harga yang ditawarkan berada di bawah harga baru dan masih ada kesempatan untuk melakukan negosiasi harga.

Pertimbangan harga yang lebih rendah dibandingkan mobil baru hanya merupakan salah satu hal yang harus kamu perhatikan ketika memutuskan membeli mobil bekas, banyak pertimbangan dan faktor yang harus diperhatikan dalam prosesnya. 

Dalam artikel kali ini kami akan mengulas mengenai tips membeli mobil bekas agar kamu tidak tertipu, simak ulasannya di bawah ini:

Tips Membeli Mobil Bekas Yang Aman bagi Pemula

Sesuaikan Budget

Tips Membeli Mobil Bekas yang Aman

Mengetahui secara pasti seberapa banyak uang yang harus dikeluarkan untuk sebuah mobil bekas merupakan hal yang pertama kali kamu rencanakan. Pengeluaran tidak hanya sebatas harga untuk membeli mobil bekas, namun juga hal-hal turunannya seperti biaya perawatan rutin, kebutuhan bahan bakar, asuransi dan pajak. 

Namun, yang perlu kamu ketahui adalah mobil bekas kemungkinan perlu dilakukan perawatan mesin atau penggantian ban sesaat setelah membelinya, oleh karena itu pastikan kamu memiliki dana siap pakai untuk hal tersebut.

Kamu juga harus memutuskan apakah akan membeli secara kredit atau cash, sebagian orang memilih opsi kredit dengan pertimbangan tidak memberatkan keuangan daripada membeli cash. Namun, sebagian lagi memutuskan untuk membeli secara cash dengan pertimbangan tidak dipusingkan dengan tagihan bulanan.

Ketahui Jenis Mobil yang Kamu Butuhkan

Tips Membeli Mobil Bekas yang Aman

Apakah kamu membutuhkan mobil keluarga atau mobil sport? Pertanyaan ini merupakan satu pertanyaan yang kerap membuat bingung banyak orang ketika membeli kendaraan bekas. Oleh karenanya, kamu harus memikirkan secara matang jenis mobil yang sesuai dengan kebutuhan. 

Jika kamu merupakan keluarga muda dengan anak yang masih kecil mungkin mobil SUV adalah pilihan yang tepat, memiliki bagasi penyimpanan yang luas akan memudahkan saat keluarga liburan ke luar kota, atau kamu masih lajang dan mementing penampilan mobil jenis sedang mungkin pilihan yang pas untuk kamu.

Hal lain yang patut menjadi pertimbangan adalah kapasitas mesin yang diusung mobil incaran kamu, mobil dengan kapasitas mesin kecil contohnya mobil LCGC (Low Cost Green Car) umumnya lebih hemat bahan bakar dan biaya perawatan.

Selain itu, hal-hal lain seperti asuransi dan pajak menjadi hal yang harus kamu pertimbangkan sejak awal.

Survey Harga

Tips Membeli Mobil Bekas yang Aman

Di era teknologi saat ini, melakukan riset harga mobil bekas semakin mudah. Banyak toko online otomotif yang menampilkan harga mobil bekas berdasarkan kota. Jika kamu telah menentukan jenis dan merk mobil yang inginkan, maka selanjutnya adalah melakukan riset pasaran harga untuk mobil tersebut. 

Bekali diri dengan pengetahuan terhadap model mobil yang ingin dibeli, informasi yang harus kamu ketahui adalah tipe mesin, sistem navigasi, orisinalitas part-part kendaraan dan sistem penggerak mobil tersebut apakah four-wheel drive atau tidak.

Selain itu, perhatikan pula jarak tempuh kendaraan karena hal ini juga turut mempengaruhi kondisi dan harga mobil bekas. 

Beli Melalui Showroom atau Pemilik Pribadi

Tips Membeli Mobil Bekas yang Aman

Mengunjungi showroom mobil bekas akan memberikan kamu beragam pilihan dan umumnya mobil dalam kondisi baik. Namun, harga mobil bekas di showroom umumnya lebih mahal ketimbang membeli dari orang-perorangan. Tentu saja ada sisi positif dan negatif dari keduanya. 

Mobil-mobil yang dipajang di showroom umumnya telah melewati pemeriksaan yang ketat mengenai kondisi mobil tersebut dari pemilik sebelumnya. Umumnya mereka mengharuskan adanya catatan servis lengkap, disamping itu mereka memiliki teknisi untuk melakukan pengecekan kendaraan secara menyeluruh sebelum dijual kembali.

Membeli mobil melalui orang-perorangan umumnya lebih murah dibandingkan showroom. Namun, jika kamu tidak memiliki pengalaman dalam melakukan pemeriksaan kendaraan mungkin saja kamu tidak dapat memeriksa kondisi mobil dengan detail.

Kesimpulannya, jika kamu tidak memiliki pemahaman yang mumpuni, sebaiknya hindari membeli mobil melalui orang-perorangan.

Buat Checklist Pemeriksaan

Tips Membeli Mobil Bekas yang Aman

Jika sudah menemukan model yang kamu inginkan, kini saatnya menyusun Checklist pemeriksaan. Menyusun daftar hal-hal yang harus diperiksa akan memudahkan kamu untuk memeriksa setiap komponen mobil bekas yang ingin dibeli. Hal pertama adalah memeriksan riwayat service mobil, kelengkapan dan kesesuaian surat-surat, kemudian cek kesehatan mesin hingga ban. 

Pastikan kamu mengamati kondisi kendaraan keseluruhan, dan amati apakah ada tanda-tanda bekas kerusakan yang diakibatkan kecelakaan atau tabrakan. Mobil bekas yang pernah mengalami kecelakaan berat umumnya akan menurun harga jualnya meski telah mengalami perbaikan total, setelah cek pula kondisi cairan transmisi untuk melihat kondisi secara kasat mata.

Bagi kamu yang bingung mengenai apa saja yang harus diperiksa saat membeli mobil bekas, download checklist pemeriksaan mobil bekas di bawah ini.

Bawa Teman atau Mekanik Berpengalaman

Tips Membeli Mobil Bekas yang Aman

Jika kamu masih awam untuk melakukan pemeriksaan sendiri, membawa teman atau mekanik yang berpengalaman merupakan pilihan terbaik.

Salah satu alasan mengapa kamu memerlukan orang yang berpengalaman dalam hal ini adalah karena mobil yang telah mengalami restorasi setelah kecelakaan berat tidak mudah untuk dicek bila tidak berpengalaman, sehingga memerlukan pengalaman mekanik untuk mengetahui tanda-tanda perbaikan pada mobil bekas. 

Minta pendapat mekanik untuk mengetahui bahwa cat mobil apakah masih orisinal atau sudah dilakukan pengecatan ulang,dan juga minta mengecek apakah odometer telah direset ulang agar mengelabui jarak tempuh.

Kesimpulannya membawa teman atau mekanik berpengalaman akan memberikan kamu perspektif lain mengenai kondisi kendaraan bekas yang ingin dibeli.

Amati Catatan Service Berkala

Tips Membeli Mobil Bekas yang Aman

Catatan service berkala akan memberikan kamu informasi penting yang akan mempengaruhi keputusan membeli mobil bekas. Catatan service berkala akan memberikan kamu banyak informasi mengenai kondisi mobil, termasuk informasi mengenai data singkat pemilik sebelumnya, inspeksi dan jenis perawatan yang pernah dilakukan sebelumnya. 

Jika mobil berganti kepemilikan lebih dari sekali dalam waktu singkat, maka hal ini bukan pertanda baik untuk kamu. Bisa jadi ada masalah serius pada kondisi mobil tersebut.

Perhatikan pula hasil uji emisi terbaru kendaraan tersebut, hindari membeli mobil yang tidak dilengkapi dengan catatan hasil uji emisi terbaru karena hal ini dapat menyebabkan masalah administrasi dan bukan tidak mungkin kamu akan keluar biaya tak terduga karena hal ini.

Cek Kelengkapan Dokumen

Tips Membeli Mobil Bekas yang Aman

Setelah pemeriksaan fisik dan mesin mobil yang ingin dibeli, kini saatnya memeriksa kelengkapan dokumen kendaraan seperti STNK, BPKB dan Faktur Pembelian. Jika mobil yang ingin kamu beli merupakan mobil Built Up, maka pastikan kamu menanyakan Form A kendaraan tersebut. 

Cocokkan nomor rangka, nomor mesin dan nomor plat kendaraan sesuai dengan yang tertera pada mobil tersebut. Dengan adanya layanan samsat online saat ini kamu dapat melakukan pengecekan hal tersebut secara online untuk memastikan nama yang tertera pada BPKB dan STNK sesuai dengan nama pemilik aslinya.

Lakukan Test Drive

Tips Membeli Mobil Bekas yang Aman

Jika semua langkah-langkah di atas telah dilewati, kini saatnya melakukan uji berkendara atau test drive. Test drive membutuhkan waktu setidaknya 30 – 60 menit untuk mengetahui respon dan karakter kendaraan secara menyeluruh.

Periksa apakah pintu kendaraan mudah untuk dibuka-tutup dan apakah kamu nyaman saat mengendarainya. Mobil yang nyaman buat kamu ketika kamu memiliki space yang lega untuk kepala dan kaki sehingga mudah untuk keluar-masuk kendaraan.

Saat melakukan test drive, matikan radio dan musik player agar kamu dapat mendengarkan suara mesin dan sistem pengereman dengan lebih jeli. Gunakan seluruh indra saat berkendara dan bawa kendaraan untuk melalui medan jalan yang beragam seperti bergelombang dan tikungan untuk menguji suspensi, transmisi dan sistem pengereman kendaraan.

Setelah itu masuk dalam jalan bebas hambatan untuk mengetahui respon mesin saat dipacu dalam kecepatan tinggi, jangan lupa cek pula teknologi yang terdapat didalamnya seperti konektifitas bluetooth dan speaker di dalam kendaraan. 

Dan terakhir, coba parkirkan kendaraan di garasi rumah kamu untuk menguji apakah sensor parkir dan atau kamera bekerja saat dibutuhkan.

Demikian pembahasan mengenai Tips Membeli Mobil Bekas Agar kamu Tidak Tertipu, semoga bermanfaat dan menambah wawasan sebelum membeli kendaraan bekas. Sampai jumpa pada artikel-artikel kami selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *