Cara Membaca Ukuran Ban Motor dengan Benar

Cara Membaca Ukuran Ban Motor

Terdapat beberapa aspek yang harus Anda perhatikan dalam memilih ukuran ban motor yang tepat untuk kendaraan Anda. Ukuran, Dimensi, dan Beberapa Faktor lainnya dapat mempengaruhi performa dan keamanan berkendara, meski banyak aspek dan data yang harus Anda perhatikan, memilih ban tidaklah sulit seperti yang dibayangkan. 

Dalam artikel kali ini, saya akan berbagi kepada Anda mengenai cara membaca informasi ukuran ban motor yang tepat sehingga akan memudahkan ketika datang saat harus mengganti ban kendaraan Anda. Pada umumnya, informasi ukuran ban motor yang ditampilkan adalah berupa angka maupun huruf seperti 120/90 – 17 atau MT90 – 17. Yang menjadi pertanyaan apa maksud dari angka-angka tersebut?

Untuk itu kami akan mengulas mengenai cara membaca informasi ukuran ban motor yang harus Anda ketahui. Simak ulasannya di bawah ini.

Cara Membaca Ukuran Ban Motor

Cara Membaca Ukuran Ban Motor Kode Alpha Numeric

Kode Alfa Numerik yang ditampilkan oleh pabrikan ban dan umumnya digunakan pada sepeda motor jenis Touring. Dan kode yang ditampilkan pada ban jenis adalah  MT 90 S – 16, dan cara membaca ukuran ban motor yang memiliki kode alfa adalah sebagai berikut:

  • M : Merupakan singkatan daripada Motorcycle, yang artinya ban motor ini untuk jenis kendaraan sepeda motor.
  • T : Merupakan kode daripada tapak lebar ban motor, jika dikonversikan menjadi kode metrik, ban ini memiliki lebar tapak 130 mm.
  • 90 : Angka aspek rasio, 90 menunjukan bahwa ban ini memiliki aspek rasio sebesar 90 persen dari lebar ban.
  • S : Kode S dari ban ini merupakan Rating Kecepatan, Kode S berarti kecepatan maksimum ban ini adalah 180 KM/Jam.
  • 16 : Merupakan ukuran diameter velg yang tepat untuk ban tersebut.

Cara Membaca Ukuran Ban Motor Kode Metric

Kode metrik merupakan informasi ukuran ban motor yang paling umum digunakan oleh pabrikan ban motor untuk menunjukan informasi berkaitan dengan produk mereka. Kode metrik ditampilkan dengan format 120/90 – 17 64 V. Lantas bagaimana cara Membacanya? simak ulasannya di bawah ini:

  • 120 : Merupakan angka yang menunjukan lebar tapak ban, dan ukuran yang digunakan adalah milimeter. Ukuran ini diambil dengan mengukur dari ujung sisi kanan ban hingga sisi kiri.
  • 90 : Angka kedua adalah informasi aspek rasio yang menunjukan seberapa tinggi ban sepeda motor berkaitan dengan lebar ban. Angka 90 pada contoh di atas menunjukan bahwa aspek rasio ban tersebut adalah 90 persen dari lebar tapak ban tersebut. Apabila ukuran ban 120 mm, maka tinggi ban ini adalah adalah 90% x 120 mm = 108 mm.
  • 17 : Angka 17 pada informasi di atas adalah menunjukan diameter velg untuk ban tersebut tersebut adalah 17 inci
  • 64 : Angka 64 merupakan kode untuk menunjukan load index maksimum atau beban maksimum yang dapat ditanggung oleh Ban, angka 64 menunjukan beban maksimum untuk jenis ban ini adlaah 300 kg. Untuk lebih detail load index silahkan melihat tabel dibawah.
  • V : Merupakan kode rating kecepatan yang dapat ditempuh oleh ban Ini, kode V yang terdapat pada contoh ban di atas menunjukan bahwa kecepatan maksimum ban ini mencapai angka 240 km/jam.

Cara Membaca Ukuran Ban Motor Kode Imperial

Kode Imperial merupakan informasi yang umumnya digunakan pada ban sepeda motor produksi lama. Kode imperial tidak menampilkan informais mengenai aspek rasio, umumnya ban ini memilki aspek rasio sebesar 100 persen dari lebar tapak ban motor. Ban-ban dengan kode imperial umumnya tidak lagi digunakan pada motor baru, hal ini dikarenakan konstruksi yang kurang kokoh. 

Ukuran kode imperial umumnya ditulis seperti 3.25-H-17 4PR, dan cara membacanya adalah sebagai berikut:

  • 3.25 : Merupakan kode angka yang menunjukan lebar tapak ban motor, informasi ini menunjukan bahwa ban motor memiliki lebar 3,25 inci.
  • H : Merupakan informasi speed rating yang menunjukan bahwa kecepatan maksimum yang dapat ditempuh ban motor ini adalah 210 KM/Jam
  • 17 : Angka 17 pada informasi di atas menunjukan bahwa diameter velg untuk menggunakan ban motor ini adalah 17 inci.
  • 4PR : Kode ini adalah menunjukan kekuatan konstruksi ban motor ini. 4PR menunjukan bahwa dalam proses pembuataanya ban tersebut menggunakan 4 lapisan material nilon yang disebut juga sebagai ply rating. 

Memahami Speed Rating dan Load Index

Speed Rating

Kode Speed Rating yang terdapat pada ban motor berfungsi untuk menunjukan batas kecepatan maksimum yang dapat diraih oleh ban. Kode speed rating umumnya ditulis dalam kode Huruf, dan letaknya tepat setelah kode lebar dan aspek rasio. Untuk lebih jelasnya mengenai beragam kode speed rating sebaiknya simak tabel di bawah ini:

Kode Speed RatingMaks KM/Jam
J100
K110
L120
M130
N140
P150
Q160
R170
S180
T190
U200
H210
V220220
V230230
V atau V240240
V250250
V260260
W atau V270270
V280280
V290290
Y atau V300300
ZDiatas 300

Load Index

Load index merupakan informasi yang menunjukan batas beban yang dapat ditanggung oleh sebuah ban motor. Berkendara dengan muatan berlebih dapat membahayakan diri Anda dan orang lain, beban yang berlebih dapat menyebabkan penumpukan pada ban motor Anda. Hal ini dapat menyebabkan penurunan performa ban atau bahkan kerusakan ban secara cepat. 

Oleh karena itu, penting sekali pengetahuan akan beban maksimum yang dapat ditanggung ban dengan membaca informasi yang terletak pada ban motor Anda. Berikut ini kode Load Index untuk Anda ketahui.

Load IndexBeban Maksimum (KG)
62265
63272
64285
66300
68315
70335
73365
75387
80 – 89450 – 580
90 – 100600 – 800

Rekomendasi Artikel:

Demikian pembahasan mengenai Cara Membaca Ukuran Ban Motor, semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda mengenai Ban Motor. Sampai jumpa pada artikel-artikel kami selanjutnya.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *